22 Maret 2009

Jawaban Dari 7 Alasan Tentang Obat Puyer

Ingat pada posting yang saya tulis sebelumnnya? Kalau anda belum membacanya, silahkan lihat disini ! Sebab posting ini sangat berhubungan dengan posting sebelumnya. Kalau anda sudah membacanya, silahkan baca artikel saya yang satu ini.





Pada artikel sebelumnya, saya telah menjelaskan 7 alasan mengapa obat puyer dinilai berbahaya. Memang ke 7 alasan itu sudah menjadi fakta di dunia kesehatan Indonesia. Buktinnya, banyak para Apoteker di Indonesia yang tidak memperhatikan faktor kebersihan dalam pembuatan obat puyer. Kalau anda ingin tahu, silahkan lihat saja cara pembuatan obat puyer di Apotek terdekat rumah anda. Lihat bagaimana cara pembuatan obat di Apotek anda? Apakah dilakukan dengan baik atau tidak?

Kalau tidak Steril, maka tentu akan membahayakan keselamatan pengguna obat puyer termasuk anda yang mungkin selama ini telah menggunakan obat puyer. Jangan sampai obat puyer yang tujuannya untuk menyembuhkan penyakit kita, malah akan memperparah penyakit kita. Agar hal itu tidak terjadi, sebaiknya bertanya pada dokter tentang prosedur medis yang akan anda jalankan.

Namun, saya harap anda tidak terlalu panik dengan hal ini. Tidak berarti semua obat puyer itu berbahaya. Untuk itu coba perhatikan jawaban dari 7 alasan tentang obat puyer berikut ini :

  1. Obat puyer dinilai tidak stabil.
Memang benar pembuatan obat puyer bisa saja menurunkan kestabilan obat tersebut. Namun selain pada puyer, hal itu bisa saja terjadi pada obat jenis lain. Seperti jenis syirup atau kapsul. Lagi pula, Dokter kan sudah di bekali ilmu Farmasi tentang kestabilan obat. Jadi tidak perlu khawatir! Kan Dokternnya sudah terlatih.^^

2. Sulit mengetahui obat mana yang menimbulkan efek samping.

Sebenarnnya gak susah buat mengetahui obat yang menimbulkan efek samping. Soalnya Dokter telah menuliskan resep sebelum membuat obat puyer. Di dalam resep itupun pasti telah tertulis daftar obat yang menjadi bahan pembuatan puyer. Jadi, akan lebih gampang menemukan obat yang menimbulkan efek samping.

3. Adanya sisa obat yang menempel pada blender atau alat penggerus.

Sebenarnya hal itu tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Masalah sisa obat yang menempel pada alat penggerus adalah hal yang wajar. Sisa obat yang tertinggal tidak akan mempengaruhi komposisi puyer secara signifikan. Lagi pula, hal ini kan biasa terjadi pada jenis obat apapun. Misalnya, pemberian obat sirup menggunakan sendok teh yang pada saat pemberiannya bisa saja ada sisa obat yang tertinggal pada sendoknya. Namun hal itu nyata nya tidak terlalu pada pasiennya kan?!

4. Obat puyer dibuat dengan cara kurang setril.
Faktor kebersihan memang sesuatu yang sangat diperlukan dalam pembuatan obat. Namun, gak perlu Super-Steril amat kan?! Yang misalnnya harus benar-benar 100% bebas dari kuman. Kotor sedikit aja jadi masalah. LEBAY DECH!!! Lagi pula asalkan memenuhi standar kebersihan gak ada yang perlu dikhawatirkan.

5.Dikhawatirkan khasiat obat puyer akan hancur oleh asam Lambung.

Agar hal itu tak terjadi, pastikan Dokter anda mempunyai High Knowledge. karena jika Dokternya sudah paham betul tentang ilmu Farmasi, pasti dia akan tahu obat mana yang akan hancur oleh asam Lambung dan yang tidak. Dokter yang High Knowledge pasti akan tahu bagaimana menjaga khasiat puyer agar tidak hancur oleh asam Lambung. Jadi, pilihlah Dokter yang profesional.^^

6.Dikhawatirkan terjadi Human Erorr

Kalau ini sebenarnnya jarang terjadi. Misalnnya, Dokter tidak hafal setiap merek obat yang dijadikan bahan puyer. Atau, Dokter keliru dengan memasukan obat yang salah kedalam resep. Kejadian tersebut bisa saja terjadi. Namanya juga manusia, pasti ada salahnya. Namun yang jelas hal ini tergantung dari Human Quality nya. Tidak usah khawatir kalau Dokter punya kualitas yang bagus.


7.Terjadi polifarmasi pada pemberian obat puyer.

Kalau Polifarmasi sebenarnya bisa terjadi pada semua jenis obat. Bukan saja pada obat puyer saja. Misalkan, pada obat sirup dimana seorang Dokter memberi lebih dari 3 botol obat sirup. Padahal, 1 botol obat sirup saja sudah terkandung lebih dari 2 obat berbeda. Lagi-lagi Good Quality dari dokter juga diperlukan untuk soal ini.

Wew, cape juga ngetiknya. Gimana nich? Masih ada yang mau ditanya? Dari penjelasan diatas sudah jelas kalau Human Quality yang sangat berpengaruh dalam pembuatan obat puyer. Pokoknya, kalau ingin obat yang anda minum aman. Pastikan Dokter dan Apoteker anda mempunyai Good Quality.

--Now, silahkan berkomentar kalau anda punya saran Menarik tentang ini!!!--


01 Maret 2009

Isu Tentang Obat Puyer Yang Beredar (Bag 2)

Pada posting sebelumnya, saya telah menjelaskan 7 alasan kenapa obat puyer itu dianggap berbahaya. Apakah benar obat puyer itu memang berbahaya mengingat pembuatannya yang kurang steril dan kemungkinan terjadinya polifarmasi? Sebenarnya, yang perlu anda waspadai bukan pada obat puyernya. Namun, lebih kepada pengetahuan Dokter atau keterampilan Apoteker dalam membuat obat puyer.

Kok, jadi yang perlu diwaspadai adalah Human Quality nya?

Yup, itu benar. Coba anda pikirkan, kalau dokternya saja mempunyai pengetahuan yang minim tentang kestabilan obat. Bagaimana mungkin dia bisa menyajikan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan anda? Jadi, jangan ragu untuk menanyakan kepada dokter anda tentang prosedur medis yang akan dilakukan kepada anda. Sangat tidak etnis kalau dokter tidak mau menjawab pertanyaan anda.

Berarti, obat puyernya sendiri tidak berbahaya?

Ok, saya kasih tahu dulu sejarahnya. Sebenarnya, obat puyer dibuat sejak ratusan tahun lalu karena ketersediaan obat anak pada waktu itu begitu terbatas. Di Indonesia sendiri, sejarah peracikan obat puyer sudah dimulai sejak zaman kolonial Belanda. Dalam hal itu, yang berhak melakukan peracikan obat di Indonesia adalah :

  1. Apoteker (Ijazah, Smpah, SIK/SP, SIA, PERMENKES NO.922/93
  2. Asisten Apoteker (Dibawah Pengawasan Apoteker di Apotik)
  3. Dokter khusus untuk suntikan, kecuali dalam keadaan darurat, didaerah terpencil.
Dan ternyata, penggunaan obat puyer juga sudah menjadi polemik disejumlah negara. Seperti Bangladesh dan negara-negara afrika yang sudah meninggalkan penggunaan obat puyer karena banyaknya kelemahan.

Ada negara yang sudah meninggalkan Puyer?
Apa berarti obat puyer sudah tidak layak lagi di pergunakan?

Memang sebagian obat puyer ada yang berbahaya karena disebabkan minimnya pengetahuan Dokter atau kurang terampilnya Apoteker dalam membuat obat itu. Namun anda tak perlu khawatir, hal itu tidak akan terjadi selama Dokter dan Apoteker mempunyai Good Quality. Ketua umum IDI (Ikatan Dokter Indonesia) mengatakan "obat puyer tidak ada masalah syarat ketentuan dan prosedur dilakukan secara baik dan benar.


Little Green Men


Lagi pula, telah dijelaskan dalam UU No.23 Tahun 1992 Tentang kesehatan Pasal 80 ayat b

Barang siapa dengan sengaja memproduksi dan atau mengedarkan sediaan farmasi berupa obat atau bahan obat yang tidak memenuhi syarat farmakope Indonesia dan atau buku standar lainnya sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 40 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana senda paling banyak Rp 300 juta.





Jadi, bila anda merasa telah dirugikan akibat praktik tenaga medis tinggal lapor saja ke IDI. "Nanti diproses oleh majelis Etik untuk dibuktikan bersalah atau tidak menurut kacamata ilmu kedokteran" kata Fahmi Idris ketua IDI. Tapi jangan lupa, bawa identitas pelapor dan bukti-bukti yang cukup.

Jadi, ke 7 alasan yang ditulis artikel sebelumnya bagaimana?
Benar atau salah?

Hmm....!? Mengenai ke 7 alasan yang telah saya tulis di artikel sebelumnya akan saya terangkan diartikel saya yang berjudul "Jawaban Dari 7 Alasan Tentang Obat Puyer". Nantikan artikel saya pada minggu depan. Baca Yach!!!


Jadi, apakah anda sudah tidak bingung lagi mau menggunakan obat puyer atau tidak? Silahkan tulis komentar anda pada post komentar yang telah tersedia!

25 Februari 2009

Isu Tentang Obat Puyer Yang Beredar

Dunia kesehatan kembali di landa isu tidak sedap. Setelah sebelumnya di landa isu malpraktik oleh dokter yang tidak bertanggung jawab, kini beredar polemik puyer yang membuat masyarakat resah untuk mengkonsumsi obat jenis ini.

Saya sendiri baru tahu ketika melihat tayangan berita di salah satu stasiun tv swasta. Saat itu saya kaget melihat cara pembuatan obat puyer yang tidak higienis. Oleh karena itu, saya menuliskan artikel ini untuk memberikan informasi menarik kepada anda tentang polemik puyer yang beredar. Namun, saya berharap anda jangan terlalu panik tentang polemik oba puyer. Karena belum sepenuhnya obat puyer dinyatakan berbahaya

Apa yang menyebabkan obat jenis ini mendapat predikat buruk di kalangan masyarakat?

Mari kita simak beberapa hal yang dilontarkan Dr.Widodo Judarwanto S.P.A.

Dr. Widodo Judarwanto adalah dokter dari klinik alergi rumah sakit Bunda Jakarta. Pada jum'at 13 Februari 2009, beliau telah mengirim e-mail ke okezone.com yang berisi tentang alasan kenapa obat puyer ini di nilai berbahaya. Alasan-alasan tersebut telah saya rinci sebagai berikut :


  1. Obat puyer dinilai tidak stabil. karena pembuatan puyer dilakukan dengan cara mencampur lebih dari 1 obat. Sehingga di khawatirkan terjadi ketidakstabilan karena obat-obat tersebut saling berinteraksi.
  2. Sulitnya mengetahui obat yang menimbulkan efek samping. Karena puyer di buat dengan mencampur lebih dari 1 obat, maka bila terjadi efek samping pada pasien. Tentu akan sulit mendeteksi obat mana yang menimbulkan efek samping tersebut karena sudah tercampur dengan obat lain.
  3. Takarannya kurang tepat. Pembuatan obat puyer itu kan dengan cara di blender atau digerus (di gerus bahasa mudahnya di ulek kaya cabe^^). Biasanya akan ada sisa obat yang menempel pada Blender atau alat penggerusnya. Dan karena ada sisa obat yang tertinggal pada alat tersebut, pasti akan mengurangi komposisi obat puyer itu sendiri. Sehingga takaran nya pun menjadi tidak tepat.
  4. Obat puyer di buat dengan cara tidak steril. Hal itu dibuktikan dengan cara apoteker meracik obat tersebut tanpa menggunakan sarung tangan.
  5. Obat puyer akan hancur oleh asam lambung. Karena bentuk obat puyer berupa bubuk yang halus, maka dikhawatirkan obat puyer akan hancur oleh asam lambung sebelum mencapai kebagian tubuh yang di obatinya. Contohnya, seorang pasien diberi obat sakit kepala oleh dokter dalam bentuk obat puyer. Sebelum obat puyer itu sampai kebagian kepala yang sakit, pasti harus melalui lambung si pasien terlbih dahulu barulah sampai kekepala pasien yang sakit. Namun karena obat puyer yang begitu halusnya dikhawatirkan akan hancur oleh asam lambung sebelum sampai ke kepala.
  6. Dikhawatirkan terjadi Human Error. Karena pembuatan obat puyer memerlukan lebih dari 1 merek obat, dikhawatirkan dokter akan lupa setiap merek obat tersebut. Sehingga akan berpengaruh pada pembuatan resep.
  7. Kemungkinan terjadi Polifarmasi pada pemberian obat puyer. Polifarmasi adalah pemberian obat yang berlebihan kepada pasien. Contohnya,seorang dokter memberikan 2 obat sakit kepala kepada pasiennya. Padahal, 1 obat sakit kepala saja sudah cukup untuk menyembuhkan si pasien.

Itulah alasan-alasan yang menyebabkan masyarakat enggan dan takut mengkonsumsi obat puyer. Namun, mentri kesehatan Siti Fadilah mengatakan dengan tegas bahwa tidak semua obat puyer itu berbahaya. Beliau juga menyarankan agar masyarakat tidak perlu takut mengkonsumsi obat puyer. Karena, Dokter sudah menyesuaikan peracikan obat puyer sesuai dengan berat badan si pasien. Jadi, kecil kemungkinan akan terjadi polifarmasi dalam obat puyer.

Lalu, bagaimana dengan anda? Apakah anda akan tetap mengkonsumsi obat puyer atau beralih ke obat jenis lain? Bingung?! Baca artikel saya selanjutnya pada "Isu Tentang Obat Puyer Yang Beredar (bag 2)" pada minggu depan.

03 Februari 2009

Kendalikan Diri Di Masa Krisis!!!


Kuncinya adalah sabar. Dengan sering melatih kesabaran, seseorang dapat dengan dengan mudah mengendalikan dirinya. Namun, bukan berarti bahwa sabar itu pasrah menerima keadaan tanpa ada tindakan untuk merubah keadaan. Memang sulit mengendalikan diri pada saat emosi kita sedang tidak stabil. Bukan hanya disaat kita sedang marah, tetapi juga diberbagai kondisi dimana emosi kita sedang tidak stabil. Seperti disaat kita sedih, disaat kita sedang kesusahan, disaat kita sedang frustasi karena sesuatu, dan sebagainya. kondisi itulah yang memicu ketidakstabilan emosi kita sehingga mengendalikan diri pun tidak semudah membalikan telapak tangan. udah banyak berbagai tips yang memberitahu bagaimana cara yang tepat untuk bisa mengendailikan diri sendiri. Tips itu bisa berasal dari mana saja. Mungkin dari orang berpengalaman yang sudah bisa mengendalikan diri nya dengan baik, atau bisa saja dari orang yang hanya iseng-iseng menuliskan tips untuk hiburan, dan masih banyak lagi sumber tips yang bisa berasal dari mana saja. Ada juga tips yang didapat ketika anda berlangganan SMS harian . Namun untuk itu anda harus membayar Rp 2000 untuk 1 SMS yang anda terima. Mungkin bagi anda yang tidak mempunyai masalah dengan pulsa telepon seluler, berlangganan SMS harian tidak ada masalah. Namun, bagaimana dengan anda yang tidak punya pulsa? Tinggal kita yang menilai tips mana yang benar-benar bisa membantu kita.

Banyak yang meramalkan bahwa krisis ekonomi akan kian parah di pertengahan tahun 2009 ini. Hal itu tentu bisa membuat orang panik tentang kelangsungan hidupnya di tahun 2009. Pengangguran yang disebabkan PHK akan makin bertambah yang berakibat meningkatnya angka kriminalitas. Dan kepanikan akan terjadi dimana-mana.
Mungkin, hal itu bisa diatasi bila disetiap individu dapat mengendalikan dirinya masing-masing. Menurut Referensi yang telah saya kumpulkan, orang-orang yang berhasil mengendalikan emosinya cenderung lebih siap menghadapi kondisi apapun. Mengapa demikian? Karena orang-orang tersebut lebih bisa menghemat tenaganya untuk pekerjaan yang lebih penting. Lain halnya dengan orang yang tidak bisa mengendalikan emosinya, tenaga mereka lebih digunakan kepada hal-hal yang tidak penting untuk bisa memuaskan amarahnya. Demikian juga orang panik, cenderung bisa membuat kesalahan yang fatal dibandingkan orang yang tenang. Jadi santai aja bro!!

Berikut ini adalah beberapa cara untuk bisa mengendalikan diri dan sukses ditengah krisis :
  1. Jangan Panik. Tetap jalankan aktivitas anda seperti biasa. Bayngkan saja kalau krisis di tahun 2009 tidak akan terjadi.
  2. Optimis. Ingat bahwa di setiap masalah pasti ada solusinya Jadi, jangan pesimis bahwa kondisi anda akan memburuk di tahun 2009. Tetap yakin bahwa anda bisa melewatinya dengan baik.
  3. Batasilah pengeluaran anda. Ini tentang sektor Ekonomi anda. Buatlah anggaran pendapatan sehingga pengeluaran anda menjadi lebih terarah.
  4. Belanjalah disaat anda tidak lapar. Masih dalam sektor ekonomi. Bila anda berbelanja disaat keadaan perut sedang lapar, biasanya kita akan cenderung membeli banyak barang (terutama makanan) yang seharusnya tidak perlu. Rasa lapar bisa mempengaruhi emosi anda untuk membeli barang yang menghilangkan rasa lapar itu sendiri. Sehingga uang anda menjadi akan terbuang sia-sia.
  5. Asahlah otak anda. selalu pertajam pemikiran anda. Karena semakin tajam pemikiran anda, semakin tepat langkah yang anda ambil dalam menangani krisis. Hal itu bisa dilakukan dengan menambah pengetahuan, banyak-banyak baca buku, mencari informasi yang berguna, atau bermain catur (asah otak) dll. Semua itu bisa mempertajam pemikiran anda dalam membuat keputusan yang tepat.
  6. Ambilah keputusan dengan pikiran jernih. Jangan mengambil keputusan disaat kondisi emosi anda sedang tidak stabil. Tenangkanlah pikiran anda sebelum mengambil keputusan. Sebab bila mengambil keputusan disaat emosi tidak stabil, biasanya akan membuat keputusan yang salah. pokoknya, keputusan anda disaat ini akan mempengaruhi kondisi anda dimasa depan. Jadi, jangan sampai salah ambil keputusan.
  7. Jangan remehkan kemampuan anda. Ini penting!!! Mungkin selama ini prestasi anda kurang memuaskan. Namun, jangan pernah berhenti untuk meningkatkan potensi kemampuan diri sendiri. Ingat!!! didalam diri anda, tersimpan suatu kemampuan yang luar biasa. Tinggal anda yang akan memaksimalkan potensi itu. Tapi jangan sombong. Kesimpulannya, Jangan pernah meremehkan kemampuan orang lain apa lagi kemampuan diri sendiri.
Dari ketujuh tips itu, kurang rasanya jika tidak disertai dengan do'a. Ini tidak main-main. Sebab yang menentukan berhasil tidak anda di masa krisis ialah yang maha kuasa. Berdo'alah agar anda bisa melewati krisis dengan baik.

Gimana, bagus ga? Silahkan tulis komentar anda di bawah ini!!!